Wednesday, 27 March 2013

Sentra yang berlokasi di sekitar pantai wisata Kenjeran adalah satu potensi unik yang dimiliki Kota Surabaya, berbekal kreativitas dan keahlian, warga di sekitar pantai kebanggaan Kota Surabaya mampu menyulap berbagai cangkang kerang mati yang selama ini menjadi limbah laut dan terdampar di pantai menjadi berbagai macam kerajinan dari kulit kerang yang bernilai ekonomis. Dengan adanya kegiatan pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi kerajinan ini tentu saja menjadi penggerak perekonomian warga lokal.
Selain dari itu, sentra kerajina kerang ini juga mampu menjadi daya tarik lainnya bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Wisata Kenjeran, berikut ini sebagian hasil kerajinan kerang :


IKM binaan telah banyak mendapatkan kunjungan baik secara formal maupun informal dari berbagai pihak yang ingin menggali informasi terkait kegiatan industri di masing-masing sektor. Dinas Perindustrian dan Peerdagangan Kota Tangerang Selatan mengunjungi Kampung kerupuk di Kelurahan Gunung Anyar Tambak, dengan kunjungan tersebut dapat diketahui bahwa kegiatan pengembangan industri bisa dimulai dari nol dan intensif. Tentu saja bagi ikm yang mendapat kunjungan juga mendapatkan berkah, semua tamu yang datang tentu saja membeli produk ikm binaan sebagai buah tangan.

ikm binaan menerangkan teknik mengiris kerupuk

Sentra yang terletak di pemukiman padat penduduk, Pandegiling dan Kedung Klinter Surabaya ternyata menyimpan potensi yang luar biasa. Berawal dari kelompok ibu rumah tangga, kerajinan ikat jumput/jumputan atau teknik mewarnai tekstil celup dengan cara mengikat telah berhasil menarik animo masyarakat. Setiap kegiatan promosi yang dilakukan, produk ikat jumput dapat diterima baik hal ini tentu saja menaikkan pendapatan dari kelompok usaha bersama yang terdiri dari 2 kelompok. Kelompok binaan ini tentu saja selain dapat menghasilkan berbagai produk berupa kain dan baju jumput, juga dapat memproduksi berbagai macam aneka produk jumput lainnya seperti : dompet, tas, syal, kerudung, dll. Dengan harga jual produk yang relatif terjangkau, hasil produksi kelompok binaan ini memiliki disain yang unik serta pemilihan bahan baku yang berkualitas sehingga menghasilkan kombinasi produk yang berkulitas juga.rizal


Secara rutin, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya memberikan fasilitasi pameran untuk ikm binaan baik di dalam maupun luar kota. Tujuan utama dari fasilitasi pameran ialah selain untuk menaikkan omzet dari ikm binaan juga untuk menjaring pelanggan baru/relasi bisnis baru, uji pasar, dan mencari kelemahan dari produk dengan membandingkan dengan pelaku industri sejenis di lokasi pameran.

Berbagai macam pameran yang sudah di fasilitasi antara lain :
Gebyar Pasar Produk Daerah di Surabaya
Pameran Produk Unggulan Daerah di Jakarta
Batik Bordir Accesories Fair
Surabaya Great Expo
Jatim Fair
Indonesia Creative Fair di Jakarta
UKM Expo
Bazaar Ramadhan


Selain rutin mengadakan pendampingan terhadap ikm binaan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya juga melakukan pelatihan insindentil terkait dengan pengembangan kegiatan usaha ikm binaan dengan mendatangkan para narasumber yang telah ahli di bidangnya, berbagai pelatihan yang telah diberikan antara lain :

1. GMP ( Good Manufacturing Process )
    Pelatihan ini diberikan kepada ikm binaan dengan tujuan para pelaku usaha di bidang makanan yang menjadi binaan dapat melakukan kegiatan produksinya secara higienis dan secara prosedural yang baik untuk skala industri pangan.

2. AMT ( Achievement Motivation Training )
    Pemberian motivasi usaha untuk ikm  binaan agar pelaku usaha lebih termotivasi dalam mengembangkan usahanya.

3. GKM ( Gugus Kendali Mutu )
    Penerapan manajemen usaha dan penyelesaian permasalahan usaha yang baik bagi pelaku ikm binaan adalah goal/tujuan dari pelatihan ini.

4. Dan berbagai pelatihan teknis lainnya seperti : pelatihan disain alas kaki, pelatihan teknik penjahitan, pelatihan olahan kue, pelatihan olahan tempe, disain kemasan , keuangan usaha, dll.rizal




Secara berkesinambungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya memberikan fasilitasi bantuan hibah peralatan produksi kepada ikm yang menjadi binaan. Fasilitasi peralatan ini dalam rangka untuk meningkatkan mutu produk maupun mendorong kenaikan produktivitas usaha.


Bantuan peralatan bersifat pengajuan dari bawah atau bottom up, yakni berupa usulan dari ikm binaan yang kemudian diajukan atau diupayakan fasilitasi di tahun berikutnya. Setelah ikm binaan menerima fasilitasi peralatan, dilakukan upaya pemantauan secara intens dengan harapan bahwa fasilitasi yang diberikan dapat tepat sasaran dan tepat guna.

Dengan adanya kegiatan fasilitasi yang ada, diharapkan para pelaku ikm dapat lebih termotivasi dalam melakukan kegiatan usahanya sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dengan tujuan lainnya mengurangi pengangguran di lingkungan sekitar ikm binaan.rizal


Rabu, 27/12/2013

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya dikunjungi oleh rombongan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palembang guna tukar pendapat terkait pengembangan industri dan perdagangan.















                             Suasana Pertemuan
Selain itu pertemuan juga di isi dengan presentasi masing-masing produk unggulan dari daerah masing-masing. Dengan adanya temu bisnis seperti ini diharapkan tercipta hubungan b2b (Business To Business) antara pelaku ikm di Surabaya dan Palembang serta G2G (Government To Government) antara Disperindag Kota Palembang dan Disperdagin Kota Surabaya.